Home » Article

Cepatnya Perubahan ICT dan Masyarakat
Mon, 03/17/2008 09:51:22

Rasanya baru belajar produk baru ICT (Information Communication Technology) sudah ada lagi yang baru muncul. Kapan kita bisa menikmatinya dengan tenang? Kapan kita bisa merasakan manfaat investasi kita ?, jika produk berikut format sistemnya cepat berubah dan menjadi kadaluarsa? Itulah dunia nyata disekeliling kita, terutama yang hidup dikota-kota metropolis. Bahkan gejala khusus ini telah ditulis dalam buku “The Wireless Nation”, yang menunjukkan bahwa tatanan kehidupan mulai berubah kearah yang lain dari sebelumnya seperti yang terjadi di Amerika Serikat.

Saat ini disejumlah kota-kota besar di dunia sedang mewabah teknologi berbasis wireless fidelity (Wi-Fi). Sebuah terobosan teknologi yang menyebabkan konvergensi kegiatan masyarakat menjadi semakin dekat dan merapat. Melalui teknologi ini seorang dapat terkoneksi dengan pihak lain dengan memanfaatkan koneksi internet dengan memanfaatkan gelombang radio tanpa harus mencari tempat khusus yang ada ‘colokan’ listrik ataupun telepon. Sementara itu bagi yang belum memiliki fasilitas kartu (card) Wi-Fi ini dapat mencari dengan mudah ‘colokan’ telepon untuk internet di titik telepon umum. Tambahan kartu ini yang membuat banyak masyarakat dunia, khususnya di negara maju tinggal melakukan klik-klik-klik maka tersambunglah dia dengan seluruh dunia. Seperti layakanya sifat gelombang radio maka zone layanan Wi-Fi ini dengan mudah terus diperlebar dan diperbaiki kualitas transmisinya sehingga semakin banyak lagi masyarakat yang dapat memanfaatkan layanan ini. Di Jakarta kita baru dapat temui layanan Wi-Fi ini dibeberapa tempat tertentu, misalnya di café Palm di Plaza Senayan. Sementara itu di negara seperti Jepang dan Singapore, fokus pelayanan ini ada di lokasi-lokasi dimana banyak masyarakat berkumpul atau berlalu lalang, seperti di café ataupun di statsiun dan airport.

Tetapi layanan ini diramalkan semakin cepat berkembangannya dan akan jauh lebih mampu melayani masyarakat yang lebih luas sebagai layanan massal. Bisa dibayangkan bahwa kita bisa bekerja dan menghungi siapa saja dimana saja dan kapan saja. Tanpa disadari bisa saja nantinya sebagian masyarakat akan tergantung dengan fasilitas semacam ini. Sebagai konsekuensinya perubahan ini akan merubaha gaya hidup dan kebiasaan-kebiasaan sebelumnya serta berubah pula pola pemenuhan kebutuhan kebiasaan baru tadi. Dengan demikian perubahan gaya hidup yang dikemudikan oleh perubahan ICT pada tahap akhirnya akan menciptakan multiplier effect yang cukup luas di masyarakat. Kebiasaan-kebiasaan pagi dan siang hari akan berubah, khususnya yang berlaitan dengan kegiatan yang dapat dilaksanakan dengan memanfaatkan Wi-Fi ini, seperti kegitan sejumlah profesional di perkantoran. Waktu kerja yang semakin fleksibel, waktu luang untuk pribadi dan keluaraga yang semakin banyak, paperless, delivery time yang semakin mengukuhkan pada right time. Adanya hardware komputer yang dapat menggabungkan labtop yang ke arah nano technology dan PC yang dapat merekayasa komponen (up-grade) disebut sebagai desk-note dapat mengakomodir cepatnya perubahan teknologi komputer ini. Kira-kira intinya bahwa pasar dan komunitasnya akan semakin terkonvergensi.

Memang saat ini semakin banyak masyarakat yang berbicara “Hub and Spoke” ketimbang lokasi artifisial di kota seperti pusat-pinggiran kota, daerah elit-kumuh, dan seterusnya sebagai atribut untuk menunjukkan perbedaan tata ruang kota. Yang penting kedepan adalah bagaimana caranya kita dapat terkoneksi dengan baik dan murah serta berkualitas sehingga membuat kualitas hidup kita lebih baik. Inilah satu bukti untuk melihat dari sisi yang lain dan lebih positif ketimbang pembukaan tulisan ini terhadap datangnya secara bertubi-tubi teknologi baru dan kehidupan baru. Terima kasih inovasi dan selamat tinggal rutinitas.



PT. Pacific Rekanprima

Triarko Nurlambang

Santa Monica

18/05/03

« Kembali ke arsip Article

Sun, 12/14/2014 08:17:00
Tes Psikologi Tertulis Dan Wawancara Calon Karya Siswa(CKS) Calon Peserta Tugas Belajar (CPTB) Tahun 2015, Kementerian Ristek dan Teknologi, Pelaksanaan Tes Psikologi Tertulis dan Wawancara Calon Karya Siswa (CKS) / Calon Peserta Tugas Belajar (CPTB). read more

Fri, 02/07/2014 15:34:13
Penyusunan Studi Penerapan Activity Based Costing (ABC) AP2 2013

PT. Pacific Rekanprima bekerjasama dengan PT. Daya Makara UI dalam Rangka Pembuatan Konsep Penyusunan Studi Penerapan Activity Based Costing (ABC) PT. Angkasa Pura II (Persero) Tahun 2013.


 

read more

Fri, 02/07/2014 15:18:19
Pembuatan Buku Prestasi Dan Cabang Olahraga Unggulan PPLP dan PPLM 2012 & 2013

PT. Pacific Rekanprima bekerjasama dengan PT. Daya Makara UI untuk penyusunan dan pembuatan buku "Data Dan Informasi" Prestasi Dan Cabang Olahraga Unggulan PPLP dan PPLM tahun 2012 dan 2013


 

read more