Home » Article

Competitive Intelligence (CI)
Sun, 03/16/2008 08:47:23

"If you know your enemy and yourself, you will win every battle. If you know yourself, but not your enemy for every battle you won, you will suffer a loss. But if you are ignorant of your enemy and yourself, you are a fool and certain to be defeated in every battle" (Sun Tzu)

What and Why CI ?
Competitive Intelligence merupakan salah satu tool yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk memperhatikan hal tersebut. Competitive Intelligence merupakan program yang sistematis dalam mengumpulkan dan menganalisa kegiatan pesaing dan juga tren bisnis yang sedang terjadi dan kemudian hasilnya akan digunakan untuk mengatur strategi yang harus diterapkan dalam menghadapi pesaingnya tersebut. Dalam perputaran roda bisnis banyak terjadi perubahan-perubahan yang mengharuskan perusahaan siap dalam menghadapinya, CI akan sangat membantu dalam hal kesiapan menghadapi perubahan tersebut. selain itu. Competitive Intelligence dapat menunjukkan siapa pesaing-pesaing yang harus dihadapi dan tindakan-tindakan apa saja yang sedang mereka lakukan, sehingga dapat direspon dengan cepat tindakan-tindakan tersebut. Selain itu dapat merespon tindakan pesaing dengan CI kita juga dapat mempelajari kesuksesan dan kegagalan dari pesaing kita tersebut.

Soft Information
Membangun sistem Competitive Intelligence yang baik diperusahaan tidak memerlukan banyak uang, yang diperlukan adalah perubahan attitude karyawan perusahaan terhadap informasi dan intelijen. Selama ini para pengambil keputusan hanya berpegang pada informasi yang berbentuk angka dalam pengambilan keputusan mereka seperti contoh laporan keuangan perusahaan atau laporan penjualan. Namun mereka juga harus memperhatikan soft information yang masuk, walaupun informasi tersebut tampak tidak penting. Contohnya bila perusahaan pesaing mulai melakukan iklan dalam mencari tenaga baru, maka kita harus mulai mewaspadai tindakan apa yang sedang dilakukan oleh pesaing kita, mungkin mereka sedang melakukan suatu rencana pengembangan produk sehingga mereka memerlukan tenaga yang lebih, untuk itu maka pihak manajemen harus juga mempersiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi.

Success Factor
Dalam menjalankan suatu program CI maka harus diperhatikan 5 P sebagai Key Success Factor.

1. Planning
2. People
3. Position
4. Process
5. Performance.

Planning, Dalam perencanaan yang harus dilakukan adalah bagaimana menyesuaikan strategi penerepan CI tersebut harus sesuai dengan tujuan perusahaan sehingga hasil CI tersebut dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.

People, "The right man on the right place" Penempatkan staff dengan tepat serta pada posisi yang untuk menjalankan program CI ini dan bagaimana memotivasi para karyawan untuk dapat menghasilkan produk-produk yang diinginkan oleh pelanggan. Position Keterlibatan pihak manajemen dalam pelaksanaan program CI memegang peranan penting dalam keberhasilan program tersebut, dengan keterlibatan tersebut maka program CI dapat dijalankan dengan efektif "Top to Bottom".

Process, Faktor yang terpenting adalah proses dalam penerapan CI, dimana dalam tahap proses ini yang harus dilakukan adalah : Melakukan analisa yang akurat terhadap pasar internal, Mendapatkan sumber informasi yang terpercaya, Membangun network yang tanggu, Menghasilkan produk intelijen yang sesuai, Membangun kemampuan intelijen dan komunikasi manajemen.

Performance, Faktor terakhir adalah performance dimana dalam tahap ini harus dievaluasi kembali penerapan CI yang telah dilakukan oleh perusahaan sehingga apabila ada kekurangan dapat diperbaiki dengan segera. Selain itu feed back dari pelanggan juga sangat penting agar dapat diketahui apa yang mereka inginkan.

Failure Factor
Terdapat beberapa hal yang menyebabkan kegagalan dari suatu program CI yang dilakukan oleh perusahaan. Hal yang paling mendasar adalah ketidakikutsertaan top manajemen dalam program ini sehingga tidak ada pendukung yang memastikan bahwa program ini berjalan dengan baik. Selain itu program CI yang dilakukan tidak focus terhadap suatu masalah, hal ini akan sangat merugikan bagi perusahaan yang menjalankannya. Dengan dijalankannya program CI ini akan sangat membantu bagi perusahaan dalam menjalankan usaha mereka, sehingga perlu disadari betapa pentingnya program ini dijalankan.


PT. Pacific Rekanprima

Adrian Saridam

« Kembali ke arsip Article

Sun, 12/14/2014 08:17:00
Tes Psikologi Tertulis Dan Wawancara Calon Karya Siswa(CKS) Calon Peserta Tugas Belajar (CPTB) Tahun 2015, Kementerian Ristek dan Teknologi, Pelaksanaan Tes Psikologi Tertulis dan Wawancara Calon Karya Siswa (CKS) / Calon Peserta Tugas Belajar (CPTB). read more

Fri, 02/07/2014 15:34:13
Penyusunan Studi Penerapan Activity Based Costing (ABC) AP2 2013

PT. Pacific Rekanprima bekerjasama dengan PT. Daya Makara UI dalam Rangka Pembuatan Konsep Penyusunan Studi Penerapan Activity Based Costing (ABC) PT. Angkasa Pura II (Persero) Tahun 2013.


 

read more

Fri, 02/07/2014 15:18:19
Pembuatan Buku Prestasi Dan Cabang Olahraga Unggulan PPLP dan PPLM 2012 & 2013

PT. Pacific Rekanprima bekerjasama dengan PT. Daya Makara UI untuk penyusunan dan pembuatan buku "Data Dan Informasi" Prestasi Dan Cabang Olahraga Unggulan PPLP dan PPLM tahun 2012 dan 2013


 

read more