Home » News

Study Kelayakan Rencana Proyek Pembangunan Rusunami
Tue, 03/13/2012 15:31:27

Latar Belakang

  • Pemerintah telah mencanangkan program pembangunan 1000 menara rumah susun (Rusun) hingga tahun 2011. Hal itu berdampak pada pertambahan jumlah apartemen baru (baik kategori mewah dengan segmen pasar the haves maupun kategori sederhana dengan segmen pasar kelas menengah) terasa cukup signifikan. Secara khusus pemerintah menggalakkan pembangunan rumah susun yang layak, sehat, bisa dimiliki dan nyaman dengan harga terjangkau dengan cara memberikan subsidi. Pemerintah dan masyarakat biasa menyebutnya sebagai Rusunami (Rumah Susun Sederhana Milik).

  • Proyek tersebut memberikan kesempatan besar bagi masyarakat perkotaan yang mendambakan tempat tinggal yang layak, nyaman, efektif dan efisien. Produktivitas masyarakat menjadi lebih tinggi karena efisiensi waktu dan efektifitas transportasi. Maka dalam rangka itu pemerintah berkomitmen untuk segera mewujudkannya dengan menggulirkan berbagai program kemitraan baik dengan BUMN maupun dengan Perusahaan Swasta. Salah satu kepanjangan tangan pemerintah adalah Perum Perumnas yang sedang giat-giatnya menyuksekan program pembangunan 1000 tower mengunakan konsep “Menata Kota Membangun Rusunami“.  

  • Sejak didirikan pada tahun 1974, Perum Perumnas selalu tampil dan berperan penting sebagai pioneer dalam penyediaan perumahan dan permukiman bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Melalui konsep pengembangan skala besar. Perumnas berhasil memberikan kontribusi signifikan dalam pembentukan kawasan permukiman dan kota  kota baru yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebagai BUMN pengembang dengan jangkauan usaha nasional, Perumnas mempunyai 7 (tujuh) wilayah usaha Regional I sampai dengan VII dan Regional Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa). Kehadiran proyek  proyek pengembangan permukiman Perumnas di berbagai wilayah Indonesia telah memberikan multiplier effect yang luar biasa terhadap pengembangan kawasan sekitarnya.

  • Surabaya merupakan kota terbesar ke-2 di Indonesia setelah Ibukota Negara, Jakarta, dengan jumlah penduduknya juga terbanyak ke-2 yaitu lebih dari 2,5 juta jiwa. Dengan predikatnya sebagai kota metropolitan dengan kepadatan penduduk yang tinggi, kota ini memerlukan penanganan serius dan penyediaan perumahan yang memadai. Apalagi kota ini  merupakan pusat bisnis, perdagangan, industri dan pendidikan, tentunya memerlukan fasilitas pendukung memadai layaknya kota-kota metropolitan lainnya di seluruh penjuru dunia. Termasuk salah satunya adalah tersedianya permukiman yang nyaman, efeltif dan efisien dengan fasilitas pendukung yang memadai.

  • Oleh karena itu Perum Perumnas sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah dalam menyediakan perumahan yang layak bagi masyarakat menegah ke bawah, Dalam konteks local Perumnas Divre VI Jawa Timur berkewajiban untuk menyediakan hunian layak  di Kota Surabaya. Untuk menjawab hal itu tepatlah bahwa Rusunami menjadi salah satu solusi hunian di lokasi perkotaan sekelas Surabaya ini.

  • Kawasan Simokalangan, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya merupakan kawasan pengembangan lokasi strategis untuk dibangun Rusunami. Hal ini dimungkinkan karena selain kawasan tersebut adalah bagian dari UP (Unit Pengembangan) VIII Satelit, lokasi itu juga mempunyai akses utama yang sangat padat dan sangat sibuk yaitu Jalan Raya Banyu Urip. Kawasan ini juga terletak tidak jauh dari kawasan bisnis, industri & pergudangan. Akses jalan yang memadai, terutama dengan akses jalan masuk ke Tol Surabaya-Gresik maupun tol Surabaya-Sidoarjo. Akses jalan ke pusat kota juga relatif mudah. Kawasan ini meerupakan kawasan antara yang tidak pernah sepi dari aktivitas masyarakat.

  • Pra Studi Kelayakan merupakan salah satu bagian dari kegiatan perencanaan secara keseluruhan yang dimulai dari identifikasi masalah, perencanaan umum, kelayakan dari segi legal, ekonomi, teknis dan desain perancangan teknis. Secara umum, pra studi kelayakan merupakan proses awal penyarnpaian beberapa pilihan/alternatif melalui pendekatan/asumsi dan evaluasi ekonomi, serta pertimbangan-pertimbangan lainnya dan merupakan bagian dari tahapan evaluasi kelayakan, dimana rekomendasi formulasi kebijakan yang dihasilkan dan ditindaklanjuti dalam kegiatan

« Kembali ke arsip News

Sun, 12/14/2014 08:17:00
Tes Psikologi Tertulis Dan Wawancara Calon Karya Siswa(CKS) Calon Peserta Tugas Belajar (CPTB) Tahun 2015, Kementerian Ristek dan Teknologi, Pelaksanaan Tes Psikologi Tertulis dan Wawancara Calon Karya Siswa (CKS) / Calon Peserta Tugas Belajar (CPTB). read more

Fri, 02/07/2014 15:34:13
Penyusunan Studi Penerapan Activity Based Costing (ABC) AP2 2013

PT. Pacific Rekanprima bekerjasama dengan PT. Daya Makara UI dalam Rangka Pembuatan Konsep Penyusunan Studi Penerapan Activity Based Costing (ABC) PT. Angkasa Pura II (Persero) Tahun 2013.


 

read more

Fri, 02/07/2014 15:18:19
Pembuatan Buku Prestasi Dan Cabang Olahraga Unggulan PPLP dan PPLM 2012 & 2013

PT. Pacific Rekanprima bekerjasama dengan PT. Daya Makara UI untuk penyusunan dan pembuatan buku "Data Dan Informasi" Prestasi Dan Cabang Olahraga Unggulan PPLP dan PPLM tahun 2012 dan 2013


 

read more